Monthly Archives: April 2011

Bunga Berdasarkan Bulan Lahir

Bunga Berdasarkan Bulan Lahir
JANUARI::: ANYELIR [CARNATION]
 Nama Latin: Dianthus caryophyllus
Asal: negara Timur sekitar 2000 tahun yang lalu dan awalnya berwarna merah muda.
Etimologi:
  • Berasal dari bahasa Latin “carnis” yang berarti daging segar, tubuh atau menunjukkan warna bunga ini sendiri
  • Menurut kepercayaan, berasal dari kata “incarnation” yang berarti penjelmaan wujud fisik dari dewa-dewi
  • Menurut Yunani kuno, berasal dari kata “coronation” yang berarti upacara pemberian tahta kerajaan
Bisa untuk:
  • Korsase untuk gaun Prom nite
  • Ucapan selamat datang
  • Hari ibu
  • Buket pernikahan
  • Dekorasi pesta
Makna Simbolis bagi berbagai negara:
  • Italia, Bunga Sang Jupiter, dewa tertinggi kekaisaran Romawi.
  • Korea, dipakai para gadis di rambut mereka sebagai simbol untuk kematian atau tingkat kesulitan yang akan mereka hadapi di kehidupan mereka
  • Portugal, simbol dari Revolusi Karnasi Portugis pada1974
Makna berdasarkan warna:
  • Merah terang: kekaguman
  • Merah tua: cinta yang mendalam
  • Putih: Cinta suci dan keberuntungan
  • Bergaris: penyesalan
  • Ungu: ketidakteraturan
  • Hijau: sering digunakan untuk hari santa Patrick
  • Merah muda: cinta yang tak pernah mati dari seorang ibu, yang menurut kepercayaan bunga ini ditaburkan dan bermekaran di daerah Mariam atau bunda Maria menitikkan air mata ketika nabi Isa disalib.
Fakta:
  • Digunakan pada pemakaman presiden William McKinley karena pembunuhan yang menimpa beliau atas kecintaan beliau akan bunga ini.
Fakta Unik:
  • Di universitas Oxford, Anyelir melambangkan akan musim ujian. Anyelir putih untuk ujian pertama, merah untuk ujian paling akhir, dan merah muda untuk hari-hari ujian diantaranya.

FEBRUARI::: PRIMROSE [PRIMROSE]

Nama Latin: Primula vulgaris Read the rest of this entry

Untuk Orang Tuaku

Untuk Orang Tuaku

Rumah

Salah satu hal yang begitu saya impian adalah dapat memberi rumah yang nyaman kepada orang tua saya. Hmm.. Sedih sih, karena di usia saya yang 22 tahun ini belum kerja loh, belum terpikir seperti selayaknya orang-orang sebaya saya. Yang saya pikirkan hanya keluarga kecil saya, belajar, dan pulang ke rumah. Tidak lebih.

Rumah
Saya begitu ingin mengajak teman saya bermain ke rumah
Tapi saya takut itu akan membuat mereka tidak nyaman senyaman mereka biasanya. Bagi saya pribadi tempat yang paling istimewa adalah rumah. Dimana saya bisa dimengerti dan disayangi, ditolong dan dilindungi oleh orang-orang yang mengerti saya dan keresahan saya.

Kapan ya saya bisa memberikan rumah ternyaman bagi keluarga saya??
Rasanya saya ingin dewasa. Dapat meringankan pikiran orang tua saya.

Rumah

Dengan satu kata ini saya merajut impian bertahun-tahun untuk menjadi arsitek. Ini bukan berarti saya menyesal loh udah masuk kedoteran, saya malah tiap hari merasa bersyukur. Tapi saya mulai berpikir mungkin akan lebih lama lagi bagi saya mewujudkan impian memberi rumah yang nyaman kepada keluarga saya.
Hmm.. Semoga kami sekeluarga tetap hidup berbahagia meski tinggal di tempat yang merea anggap ta biasa.
Amin

Semoga Tuhan mendengar dan melihat betapa hebatnya usaha orang tua saya dan memberi beliau berdua hadiah apa pun itu melalui kami, anak-anaknya.
Semoga suatu saat nanti saya bisa memberi yang terbaik bagi mereka semua.
Amin

Hidup

Hidup

Masih ingat beberapa tahun yang lalu Jason Mraz ikut memeriahkan Java Jazz Festival?? Salah satu TV swasta melakukan interview dengannya. Di salah satu jawaban interview tersebuut Mraz mengatakan bahwa dia adalah pencipta lagu yang anti di dalam lirik ciptaannya ada kata “Hidup” atau “Kehidupan”. Alasan pastinya apa tidak begitu dijelaskan di dalam interview itu sendiri.
Nah, yang ingin aku ceritakan adalah mengenai kehidupanku. Mengapa? Karena aku begitu tersanjung salah satu kata-kata mutiara yang aku buat dijadikan favorite quote di profil jejaring sosial kakak sahabatku. J “Hidup itu indah kok asal kita pandai mensyukurinya”. Yah itulah motto hidup yang ingin aku tanamkan dalam hidupku.
Lalu apa hubungan kata hidup yang begitu tabu hadir di dalam lirik lagu Mraz dengan kehidupanku??
Aku berusaha tabu untuk menjelek-jelekkan hidupku dengan cara mengumbar-umbar betapa menyedihkannya hidupku tersebut. Aku tabu membuat pengumuman, “Hei, hidupkulah hidup yang paling menyedihkan di Bumi ini”. Tabu untuk melupakan betapa akan kufur nikmatnya diri kita bila terlalu berlarut-larut dan begitu berlomba-lomba mengeluh siapa yang paling susah akan masalah-masalah yang tengah menimpanya. Entahlah, bukannya merasa sok bijak, sok dewasa, sok tua, dan sok-sok lainnya. Hanya saja.. Apakah dengan mengelu-elukan kehidupan yang begitu menderita menurut pendapat pribadi yang sering kali sangat tidak obyektif tersebut akan membuat kehidupan itu membaik dengan sendirinya?? Oh, aku begitu jengah bila ada orang yang seperti itu di sekitarku. Seolah dia lupa bahwa ada Yang Maha Perencana segala yang terbaik untuk kita. Mungkin dia juga tidak mau tahu kalo sebenarnya begitu banyak yang begitu kekurangan namun begitu bahagia karena mereka tidak lupa bersyukur.
Sungguh asal kita bisa bersyukur dan hidup sehidup-hidupnya dengan kehidupan kita. Maka akan terasa begitu nikmatnya hidup tersebut.
Kayak kata Briptu Norman aja, “ Chayya chayya!!” J Hehehhehehe