Kalo Adik ngompol???


ngompolPasti semua pernah ngompol
ngaku deh!

coba flash-back ke masa lampau
kalo kamu ngompol buat pertama kali ato 2 kali lah pas usia udah 3 tahun
pasti kamu nggak kena marah
tapi ketika kamu tiap malem ngompol
pasti nyokap langsung dah sewot mulu
nah udah remind lagi kan??
*padahal lagi ngebongkar aib sendiri

Ngompol itu ternyata masuk ke dalam ilmu kejiwaan untuk anak-anak loh!
so hati-hati menyikapi urusan mengenai adik-adik kecil yang masih suka ngompol
takutnya si adik malah g berhenti ngompol tapi malah stres akibat dimarahin mulu

sebenernya ngompol berdasarkan PPDGJ-III (Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa) termasuk dalam kategori F98 GANGGUAN PERILAKU dan EMOSIONAL LAINNYA DENGAN ONSET BIASANYA PADA MASAKANAK dan REMAJA yaitu, F98.0 Enuresis non organik (ngompol).

nah supaya kita g salah men-judge adik kecil kita, coba deh baca info berikut ^^

F98.0 Enuresis non organik (ngompol)

Pedoman diagnosik
• Suatu gangguan yang diatandai oleh buang air seni tanpa kehendak, pada siang hari dan/atau malam hari, yang tidak sesuai dengan usia mental anak, dan bukan akibat dari kurangnya pengendalian kandung kemih akibat gangguan neurologis, serangan epilepsi, atau kelainan struktural pada kandung kemih .
• Tidak terdapat garis pemisah yang tegas antara gangguan enuresis dengan variasi normal usia seorang anak berhasil mencapai kemampuan pengendalian kemihnya. Namun demikian, enuresis tidak lazim didiagnosis terhadap anak di bawah usia 5 tahun atau dengan usia mental 4 tahun.
• Bila enuresis ini berhubungan dengan suatu (pelbagai) gangguan emosional dan perilaku, yang lazim merupakan diagnosis utamanya, hanya bila terjadi sedikitnya beberapa kali dalam seminggu dan bila gejala lainnya menunjuk kaitan temporal dengan enuresis itu (enuresis non-organik sekunder).
• Enuresis ada kalanya timbul bersamaan dengan enkopresis ; dalam hal ini diagnosis enlopresis yang didahulukan.

Diagnosis

a. Definisi
Urinasi involunter ketika tertidur pada anak dengan usia yang bisa mengontrol system urinasi secara normal
Disebut juga: nocturnal enuresis

2 proses mencegah terjadinya enuresis:
1. Hormone ADH
malam hari → ↑ produksi ADH → ↓ pembentukan urinasi. Terjadi sejak usia 2-6 tahun.
2. Kemampuan anak untuk bangun ketika kandung kemih terasa penuh
1-2 tahun: baru mampu melebarkan vesika urinaria (kandung kemih) & merasakan sensasi penuh
2-3 tahun: terbangun bila mau pipis + bias pipis sendiri pada siang hari
4-5 tahun: bias membentuk pola untuk mengontrol urinasi & bangun sendiri pada malam hari

b. Epidemiologi
• Anak laki-laki > perempuan
• Perempuan normalnya stop enuresis pada usia 6 tahun & laki-laki 7 tahun

c. Etiologi & faktor resiko
Tipe:
1. Primer
Di bawah sia yang bisa mengontrol vesika urinaria, 4-5 tahun, 2-3x/ minggu
Bila persisten, curiga mengalami; anomali organ kemih atau anomali neurologis traktus urinarius
masih usia suka ngompol meski tidak sedang tidur
Etiologi:
• Perkembangn neurologis yang lambat
• Genetik: berhubungan dengan kromosom 13q dan 12q (dapat juga ditemukan pada kromosom 5 & 22)

2. Sekunder
anak-anak & dewasa yang seharusnya bisa atur pola urinasi
ngompol berlebih pada malam hari & 6 bulan
etiologi:
• stress emosional
• kondisi-kondisi medis: infeksi traktus urinarius

Etiologi lain:
• Infeksi traktus urinarius + gejala enuresis sekunder + enuresis pada siang hari
• Abnormalitas struktur fisik vesika urinaria yang kecil
• Produksi ADH yang insufisiensi
• Psikologis, x: berita kematian, dijahili, & kekerasan seksual
• Konstipasi: ketika rectum (dubur) penuh → penekanan vesika urinaria → enuresis
• gangguan defisit atensi disertai hiperaktivitas (attention deficit hyperactivity disorder/ ADHD)
• kafein & konsumsi alkohol → ↑ pembentukan urin
• gangguan perkembangan neurologis berat, x: sindroma Down, anak-anak cacat, retardasi mental
• apnea(bersuara seperti ngorok) saat tidur
• terlalu banyak tidur
• alergi makanan
• toilet training yang tidak terlatih

d. dampak psikososial
• ↓ harga diri, karena: diejek teman, dimarahi orangtua
• Stress
• Keluarga jadi stress, karena: ↑ jumlah cucian baju, malu

e. tatalaksana
kapan si adik perlu diterapi dan bagaimana?
kalo kemungkinan dicurigai Ditemukan abnormalitas vesika urinaria, infeksi dari hasil lab & Diabetes.

1. Edukasi
Ketika menganamnesis anak tunjukkan rasa empati
• Jaga kesejahteraan emosional anak
• Tunggu sampai usia dapat mengontrol sendiri 6-7 tahun. Bila terdapat kelainan anatomis & infeksi lain, bawa ke urologis.
Bedwetting alarm: ajarkan bahwa bila terasa penuh maka segera pipis dengan pergi ke kamar mandi
• Bila ada kemajuan maka berikan anak hadiah karena anak merasa sangat dihargai atas usahanya tidak mengompol lagi
• Orang tua: latih anak “toilet training” dan mencatat pola ngompol anak
2. medikamentosa
• DDAVP (desmopresin)
X: desmoresin asetat , tablet(↑ sekresi Natrium→ menyebabkan hiponatremi) atau nasal spray.
Tujuan: ADH sintetis → ↓ produksi urin
• Anti-depresan trisiklik+ antimuskarinik/ anti-kolinergik
X: amitriptilin, imipramin, nortriptilin
Gunakan untuk jangka pendek
3. manajemen lain
• popok:cegah supaya tidak malu
• lapisan anti air

nah
semoga sekarang kita semua tambah bijak dengan adik-adik kita yang masih ngompol
^^

sumber:

  • PPDGJ-III
  • internet

2 thoughts on “Kalo Adik ngompol???

  1. Incontinensia Urine!!
    sekarang tugas u blok ini
    lumayan.. buat jadi pegangan pas SOCA gekkk..

    ayoo YF!!!! semangat!!!

    Yulfran says:
    hahah
    bkn tugas aku blog ini des
    tp tugas blok 16
    hihiihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s