Untuk Orang Tuaku


Rumah

Salah satu hal yang begitu saya impian adalah dapat memberi rumah yang nyaman kepada orang tua saya. Hmm.. Sedih sih, karena di usia saya yang 22 tahun ini belum kerja loh, belum terpikir seperti selayaknya orang-orang sebaya saya. Yang saya pikirkan hanya keluarga kecil saya, belajar, dan pulang ke rumah. Tidak lebih.

Rumah
Saya begitu ingin mengajak teman saya bermain ke rumah
Tapi saya takut itu akan membuat mereka tidak nyaman senyaman mereka biasanya. Bagi saya pribadi tempat yang paling istimewa adalah rumah. Dimana saya bisa dimengerti dan disayangi, ditolong dan dilindungi oleh orang-orang yang mengerti saya dan keresahan saya.

Kapan ya saya bisa memberikan rumah ternyaman bagi keluarga saya??
Rasanya saya ingin dewasa. Dapat meringankan pikiran orang tua saya.

Rumah

Dengan satu kata ini saya merajut impian bertahun-tahun untuk menjadi arsitek. Ini bukan berarti saya menyesal loh udah masuk kedoteran, saya malah tiap hari merasa bersyukur. Tapi saya mulai berpikir mungkin akan lebih lama lagi bagi saya mewujudkan impian memberi rumah yang nyaman kepada keluarga saya.
Hmm.. Semoga kami sekeluarga tetap hidup berbahagia meski tinggal di tempat yang merea anggap ta biasa.
Amin

Semoga Tuhan mendengar dan melihat betapa hebatnya usaha orang tua saya dan memberi beliau berdua hadiah apa pun itu melalui kami, anak-anaknya.
Semoga suatu saat nanti saya bisa memberi yang terbaik bagi mereka semua.
Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s